Showing posts with label Acne. Show all posts
Showing posts with label Acne. Show all posts

Jan 18, 2020

PENGALAMAN LEPAS KRIM DOKTER, ATAU PERAWATAN DI DOKTER SPKK (BREAKOUT, TRIAL ERROR, PURGING, ACNE FIGHT, & SURVIVE) PART 2

Seperti janji saya, diawal tahun ini saya ingin memberikan update tentang Pengalaman Lepas Krim Dokter, atau Perawatan di Dokter SPKK Part 2, dimana itu benar - benar hal yang tidak mudah, dan keputusan yang besar yang saya buat dengan segala kondisi kulit saya. Trial Error, Breakout, dan lainnya sudah benar - benar saya alami selama Satu Setengah tahun ini. Dan saat ini saya kembali ingin memberikan update produk apa saja yang sudah saya coba, dan hal apa saja yang saya lakukan selama ini, perawatan apa, masa - masa labil ke dokter lagi, dan lainnya akan saya bahas disini.

Untuk yang baru membaca, ataupun lupa karena memang PART I nya diposting sudah lama sekali, boleh baca lagi terlebih dahulu ya disini : Pengalaman Lepas Krim dokter, atau Perawatan di dokter SPKK Part 1

"Sebelumnya, Postingan ini murni honest review saya pribadi dan produk yang saya gunakan itu saya beli dengan uang pribadi ya. Tidak ada Endorse atau tidak ada maksud untuk menjelek - jelekan, atau membagus - baguskan suatu produk, ini murni pengalaman yang saya alami, dan segala foto atau dokumentasi yang saya ambil itu asli saya alami tidak dibuat - buat, atau dilebih - lebihkan, karena memang saya kebiasaan simpan foto buat dilihat perkembangan kulitnya bagaimana dari waktu ke waktu (kebiasaan)".

Oke kita mulai ya. Jadi sesuai dengan cerita saya di PART 1 bahwa tiba - tiba saya tidak cocok dengan skincare yang saya pakai diantaranya, Kyoto Premium Soap, Shirohada, Eglips Blur Powder, dan juga BMC. Awalnya karena kulit saya tiba - tiba sangat kering dan kemerahan saat memakai BMC. Awalnya hal itu memang pernah terjadi hanya saja sebatas kemerahan saat dipakai dan menghilang setelah esok harinya, tapi lama kelamaan hal itu semakin sering, dan menjadi tiap hari, hingga puncaknya saya merasa kulit benar - benar kering seperti dehidrasi dan merah, dan saat itu juga saya berusaha menghentikan pemakaian krim BMC.

Awalnya saya ingin melepas secara perlahan, namun saya tidak sanggup karena setiap kali dipakai kulit terasa kering, agak panas, dan merah, hingga akhirnya saya memutuskan untuk benar - benar lepas. Dan hal burukpun mulai terjadi....

Ini adalah foto yang saya ambil ketika genap 3 minggu berhenti memakai krim BMC, dan tidak menggunakan bedak, namun masih menggunakan Shirohada, dan Pencuci muka Kyoto Premium Soap.

Wajah Kiri


Wajah Kanan

Sejak saya memutuskan tidak memakai lagi BMC sebagai krim malam, kulit saya benar - benar breakout parah, bahkan lebih parah dari sebelumnya. Satu minggu pertama benar - benar lepas, bruntusan muncul di dahi, lalu minggu berikutnya dan minggu berikutnya lagi kulit benar - benar breakout dimana - mana. Seperti yang kalian tahu, saya tidak pernah mengalami breakout daerah dahi, ataupun dekat tulang pipi karena itu daerah yang sangat bebas jerawat, tapi ini breakoutnya sampai ke dahi, hidung, dan kedekat tulang pipi, SEDIH, MARAH, dan KECEWA pada diri sendiri kenapa sih saya harus terjerumus lagi memakai krim seperti itu, dan kulit saya bahkan lebih buruk keadaannya dari sebelumnya. Tapi disisi lain memberhentikan krim tersebut adalah option yang paling baik karena pada saat itu ramai isu bahwa krim tersebut mengandung Steroid. SEDIH BANGET, bener - bener ngerasa marah banget sama diri sendiri kenapa sampai sangat ceroboh menjerumuskan diri sendiri dengan memakai krim ini.

Dan hal yang paling menyedihkan hal itu terjadi tepat 5 bulan sebelum nikahan. Setiap hari hanya bisa nangis karena menyesal, tiap hari berfikir caranya gimana buat menghilangkan BREAKOUT TERPARAH SEPANJANG HIDUP INI. Keadaan breakout diperparah karena saya juga stress menghadai hal ini dan deadline ke acara resepsi pernikahan, saya takut kulit saya tidak membaik pada saat pernikahan nanti. Untungnya calon suami, keluarga, bahkan teman - teman banyak memberikan support pada saya, dan menyakinkan saya bahwa Breakout ini pasti bisa disembuhkan.

Berbekal dengan semangat dari orang - orang terdekat, dan tidak menghiraukan kata orang yang banyak memberikan komentar negatif tentang kondisi kulit saya, saya memberanikan diri untuk berusaha. Ketika itu saya bertemu teman di acara pernikahan, teman saya yang dulunya jerawatan parah benar - benar membaik kondisi kulitnya, jerawatnya benar - benar tidak ada hanya tinggal bekasnya saja. Saya yang saat itu kebingungan bagaimana mengatasi kulit saya yang marah pada saya agar membaik, lalu teman saya bercerita bahwa selama kurang lebih sudah Enam Bulan dia perawatan di Airin Skin Clinic. Tentu saja saya kepo banget dan kebetulan dia save perkembangan wajahnya yang membaik untuk dokumentasi pribadi lalu memperlihatkannya pada saya, much better banget, akhirnya setelah mengobrol dengan calon suami yang awalnya melarang saya mengotak atik kulit lagi, luluh dan mengizinkan saya perawatan di Airin Skin Clinic.

Foto dibawah ini saya ambil ketika sudah perawatan di Airin Skin Clinic selama kurang lebih satu bulan, lumayan mendingan ya, namun masih tetap ada beberapa bruntusan di pipi, namun di dahi sudah sedikit berkurang.




Saya perawatan di Airin Skin Clinic sejak bulan September 2017 hingga Awal Februari 2018. Kurang lebih sekitar Lima bulan (Saya cek di notes handphone karena saya selalu membuat journal dan dokumentasi perubahan kulit saya setelah breakout parah). Di Airin Skin Clinic saya tidak hanya perawatan tetapi juga menjalani beberapa treatment yang direkomendasikan Dokter estetika ataupun saya terkadang meminta sendiri. Selama perawatan di Airin Skin Clinic saya merasa ada perubahan walau hanya sedikit, mungkin sekitar 10-15% kondisi kulit saya membaik. Dan saya menikah dengan kondisi kulit yang jerawatan :((

Berikut adalah foto yang saya ambil setelah facial, karena proses pengeluaran komedo atau facial memang menyakitkan, dan sesudahnya membuat kulit kemerahan namun saat dipegang pipi lumayan agak mulus tidak terasa ada grinjulan karena bruntusan, di foto ini saya sudah perawatan di Airin Skin Clinic mungkin lebih dari Lima Bulan, terlihat di dahi sudah tidak ada jerawat, namun dipipi masih banyak bekas merah, ditambah bekas facial.

.


Selama lima bulan tersebut dokter tidak pernah mengubah krim perawatan saya, jadi dari awal sampai akhirpun krimnya sama, namun jenis treatmentnya saja yang beda, awalnya saat jerawatnya banyak atau bruntusan, saya disarankan facial acne jika ada komedo yang sudah siap dikeluarkan, namun setelah komedo lumayan berkurang, dokter menyarankan untuk rejuv acne, terus lumayan membaik jadi dokter memperbolehkan saya untuk hollywood facial, lalu balik lagi ke rejuv acne, kalau ada jerawat balik lagi ke facial, begitulah treatment yang saya lakukan disana selama ini.


Ini saya sisipkan foto Produk yang saya gunakan di Airin Skin Clinic, karena dari awal perawatan hingga memutuskan berhenti perawatan, saya tetap memakai krim yang sama. Untuk Sunscreen Oil Face dan Airin night cream memang label produknya terlepas karena terkena basah di dalam kulkas (Biasanya saya suka simpan beberapa produk di dalam kulkas agar kualitasnya tetap baik).

Tapi namanya Manusia biasa, saya merasa progressnya kurang menurut saya, balik lagi karena cepat atau lambatnya proses penyembuhan tergantung kondisi kulit ya, dan cocok atau tidak cocoknya suatu perawatan tergantung kulit kita sendiri jadi bisa beda - beda di tiap orang. Karena saya maunya cepat sembuh akhirnya saya memutuskan untuk berhenti, dan mencari alternatif lain, atau perawatan lain. Mungkin saya tidak sabaran, tapi siapapun dikondisi seperti saya saat itu mungkin akan merasakan hal yang sama. Ditambah saya merasa sangat sangat rendah diri dengan kondisi wajah saya jika saya berpergian dengan suami saya yang kulitnya putih mulus ataupun dengan atasan saya yang orang korea, saya merasa minder, seperti saya tidak pernah merawat diri padahal sudah mati - matian saya berusaha mengobati si jerawat ini :(.

Selama kurang lebih satu bulan, saya lepaskan kulit saya dari segala perawatan dari airin kecuali totol jerawatnya jika ada jerawat radang, saya tidak sengaja bertemu dengan adik kelas saya waktu SMA di media sosial. Kita sering mengobrol, dan sampai pada saat dia sharing soal pengalaman jerawat dia dan kemana dia berobat saat jerawatan parah. Akhirnya berbekal izin dari suami saya mencoba berobat ke dokter Okky SPKK di klinik kimia Farma Margahayu (atas rekomendasi adik kelas saya).



Foto diatas adalah foto progress ketika saya perawatan di dokter Okky selama kurang lebih satu bulan, menurut saya kondisi kulit saya sangat sangat membaik. Dokter Okky hanya menyarankan perawatan Peeling Acne itupun saya diberikan dosis ringan karena jerawatanya tidak terlalu parah. Selain itu Krim yang diberikan kepada saya semuanya terasa ringan dikulit, dan tidak menyebabkan iritasi atau kemerahan, karenanya saya tidak pernah memakai bedak selama perawatan di dokter okky dan itu berpengaruh pesat terhadap proses penyembuhan jerawat saya, karena saya tidak memakai bedak, ditambah saya konsisten pakai krimnya (Rajin) sesuai dengan anjuran beliau.

Menjaga pola makan, walau gak benar - benar eat clean tapi sedikitnya dijaga, banyak minum air putih, olahraga, tidur teratur dan cukup, yang terpenting selalu happy, jadi gak terus - terusan memikirkan soal si jerawat, dan karena dibantu hal - hal positif tersebut mungkin proses penyembuhan si jerawat dibilang cukup cepat, dan hasilnya memuaskan.

Saya berobat ke dokter Okky dari Akhir Maret 2018 hingga awal bulan Juni 2018, lalu saya berhenti karena tanpa sadar saat bulan Juni saya sudah Hamil Dua Bulan jadi dokter merekomendasikan saya hanya mencuci muka dan pakai sunblocknya saja hingga usia kandungan Empat bulan lebih. Rentang waktu tersebut kurang lebih Dua Bulan kondisi  kulit saya SANGAT MEMBAIK. Ini sungguhan benar - benar membaik saya juga tidak mengira akan seperti ini, dan saya sangat Bersyukur sekali.


Kurang lebih foto diatas adalah facial wash, dan krim yang saya pakai saat perawatan di dokter okky, facial wash memang dilepaskan labelnya oleh apotekernya jadi saya tidak tahu merknya apa ya, tapi facial washnya sih mirip - mirip seperti yang diberikan oleh dokter Dian SPKK yang praktek di Medika Klinik atau Erha Clinic, kalau di medika dulu saya diberikan sabun merk immortal acne facial wash dan facial wash di dokter Okky SPKK juga memiliki aroma, tekstur, semuanya mirip dengan sabun dari dokter Dian SPKK. Untuk krim lainnya itu beberapa racikan jadi saya kurang tahu apa saja kandungannya, tapi yang jelas karena saya memang jelaskan ke dokter bahwa kulit saya super sensitif saat itu jadi krimnya juga diberikan yang ringan, walau ringan tapi bagus di saya.

Setelah saya memasuki usia kandungan kurang lebih Lima Bulan, saya ke dokter Okky lagi untuk konsultasi dan teratment. Teratment disana hanya di Peeling Acne, dan krim yang diberikan juga sangat ringan, asli ringan  banget makanya gak nyangka bakalan sembuh (Kebiasaan pakai dosis yang tinggi T.T). Dan saya boleh memakai toner lain, waktu itu saya pakai some by me Toner dan saya udah tanya - tanya ke dokter selama bentuk toner Aha dan BHA aman asal jangan krim bentuknya. Selain itu saya juga memakai Clay Tea Tree Mask setiap 3 kali seminggu, untuk review Clay Tea Tree Mask cek disini ya Clay Tea Tree Mask Honest Review . Jadi intinya di Mix produk lainnya pun tidak masalah asal konsultasikan dulu ke dokternya ya, biasanya saya suka bawa produk yang mau saya mix dan diperlihatkan langsung ke dokternya, atau catat kandungan yang ada dalam produk tersebut, lebih bagus cari tau dulu kandungan itu apa dan pengaruhnya apa ke kita baik atau ngga itu bisa dilihat di CosDNA, yang tanya ceknya bagaimana sudah dijelaskan disini ya Cara Membaca Penjelasan dari website CosDNA


Foto diatas memang tidak sengaja saya ambil karena hanya foto selfie, namun foto tersebut bisa jadi bukti progress kulit saya membaik seiring waktu. Difoto ini usia kandungan saya sudah Tujuh Bulan dimana saya juga sudah beberapa waktu berhenti memakai krim dokter okky dan berhenti dulu perawatan ke beliau karena kondisi kandungan sedang hamil besar.

Dan masuk usia kandungan Tujuh Bulan saya berhenti pakai krim atau perawatan di dokter Okky SPKK karena entah kenapa kondisi kulit saya sangat bagus sekali saat itu, bahkan jarang sekali jerawatan. Dokter bilang saya tidak usah perawatan lagi sudah bersih, jadi saya hanya diberikan sunblock biasa dan sabun cuci muka biasa, dan beliau juga bilang kalau kulit saya menjadi super membaik karena bawaan hamil atau bayi, kan bawaan orang hamil macam - macam, mungkin anak saya ingin bunanya clear dari jerawat, dan bener - bener deh saat hamil masuk usia lima bulan kulit saya kondisinya benar - benar super membaik, glowing, sehat, dan jarang jerawatan sekalipun saat itu saya pernah skip gak pakai perawatan dokter. Thank you my Son.

Hal tersebut berlangsung hingga bulan Ketiga setelah melahirkan, atau usia anak saya memasuki tiga bulan (Bulan Maret 2019). Karena selama itu saya menyusui mungkin saya lebih menjaga pola makan, walau kurang istirahat tapi kondisi kulit saya tidak ada jerawat satupun!. dan bahkan karena capek kadang ketiduran tanpa cuci muka pada malam hari tapi aman tidak jerwatan juga.

Saat mulai masuk kerja, pola makan hancur karena ajakan beberapa teman dan kangen makan makanan pedas atau mie seperti dulu, alhasil asi mulai surut karena kurang jaga pola makan, dan jerawat mulai ada lagi, awalnya cuma satu, lalu bertambah, dan bertambah lagi.



Karena dokter Okky SPKK di Kimia Farma jadwalnya malam hari, jadi saya memutuskan untuk tidak kesana lagi karena saya juga ada harus urus anak. Disitu dengan hanya pakai sabun cethapil, lalu gak cocok, diganti sabun batang some by me, toner some by me, dan sunblock innisfree, awalnya biasa aja tapi lama kelamaan saya merasa jerawat jadi sering muncul. (foto diatas)

Saya mulai stress lagi, dan gatel ingin browsing kira - kira gimana ya harus perawatan atau tidak, dan tentu saja berdoa semoga dipertemukan dengan skincare yang cocok, bukan krim krim abal - abal, dan yang ringan, Akhirnya doanya dikabulkan. The Power of DOA.

Pada Mei 2019 Akhir saya tidak sengaja melihat postingan orang di instagram tentang skincare Axis - Y dan riwayat ceritanya mirip - mirip dengan saya. Berbekal modal nekat, saya membeli satu set produk Axis - Y yang terdiri dari pencuci wajah, toner, dan ampoule, dan Terima Kasih ya Allah saya cocok....

Foto Produk Axis Y yang pertama kali saya coba dan cocok!!.

Hingga saat ini saya masih menggunakan produk Axis-Y dan sekarang sudah masuk botol ke-4 ditambah dengan serum whiteningnya untuk membantu menghilangkan Scar Acnenya.



Foto diatas saya ambil saat selsai cuci muka, dan telah memakai Axis Y selama beberapa bulan, saya tidak menyangka saya cocok dan hasilnya sebagus ini di saya karena memang Axis Y hanya produk skincare korea bukan produk dokter tapi hasilnya sangat baik disaya, sumpah saya gak nyangka akan sebagus ini.

Saya akan Review satu - satu tentang progress perawatan seperti di Airin, Dokter Okky, dan Penggunaan Axis Y di postingan selanjutnya yaa biar lebih jelas dan sepertinya postingan ini sudah lumayan panjang. See you in my next post...

Feb 22, 2018

PENGALAMAN LEPAS KRIM DOKTER, ATAU PERAWATAN DI DOKTER SPKK (BREAKOUT, TRIAL ERROR, PURGING, ACNE FIGHT, & SURVIVE) PART 1

Hallo,

Di Postingan kali ini aku akan menceritakan pengalaman pribadiku ketika lepas dari perawatan Dokter SPKK maupun Dokter Estetika atau Klinik Kecantikan. Sebenarnya aku agak bingung memberikan judul postingan dikarenakan saat itu aku mengalami beberapa reaksi, beberapa pengalaman baru, dan segala hal tapi tetap sih semuanya dimulai saat lepas perawatan.

Postingan ini mungkin akan panjang, dan banyak tulisan, karenakan ini seperti bercerita pengalaman pribadi, semoga teman - teman tidak bosan membacanya dan tulisan ini bermanfaat bagi teman - teman semua.

Perawatan atau Krim Dokter itu tidak mengakibatkan kecanduan, atau kadang aku sering mendengar orang bilang seperti ini "kita tidak bisa lepas perawatan di dokter atau klinik kecantikan karena kita sduah kecanduan, kalau gak pakai nanti jelek lagi kulit mukanya", menurutku kata Kecanduan itu kurang tepat. Sebenarnya itu kembali ke pemikiran masing - masing, tapi secara umum saja kita bisa menilai dari hal kecil, contohnya kendaraan yang terawat dan tidak terawat tentu akan terlihat berbeda bukan? ataupun jika kendaran kita biasanya dirawat dan kemudian kita berhenti tidak merawatnya itu jelas berbeda bukan? Sama halnya dengan penggunaan perawatan atau krim dokter, jika kita berhenti perawatan atau menggunakan krim dokter, maka kondisi kulit akan kembali ke awal, seperti sebelum kita melakukan perawatan atau menggunakan krim dokter, menurutku itu lumrah - lumrah saja sih, tapi yang membuat luar biasanya adalah ternyata perjuangan lepas dari perawatan dokter atau krim dokter tidak semudah itu, butuh banyak perjuangan, kesabaran, dan ketelatenan.

Oke, jadi seperti yang kalian tahu atau yang sudah sering baca blogku, bahwa di Tahun 2015 aku kembali perawatan di salah satu klinik kecantikan yang cukup terkenal di Bandung. Singkat Cerita, aku memutuskan perawatan disana karena seperti biasa Jerawatan. Problemku selama ini selalu itu - itu saja, mungkin karena hormon yang tidak seimbang, pola hidup tidak sehat, dan stress juga, dan butuh sekitar kurang lebih 6 bulan untuk membasmi si Jerawat itu dari wajahku. Namun sayangnya kulit wajahku merasa tidak nyaman ketika menggunakan krim dokter itu, kulitku menjadi merah, dan merasa tertarik, mau senyum saja gak nyaman terasa ketarik - tarik kulit wajahnya. Kurang lebih kondisinya seperti gambar dibawah ini :

Gambar 1 : Saat masih perawatan dokter dan menggunakan krim dari dokter

Terlihat kulit wajah merah dan berbeda dengan leher, ditambah lagi kulitnya seperti ketarik jadi susah sekali senyum, jadi kurang nyaman, namun berbas dari jerawat, hanya ada beberapa sisa bekas jerawatnya saja.

Karena sangat tidak nyaman, melakukan aktivitas seperti berbicara, makan, tertawa, akhirnya aku memutuskan untuk perlahan - lahan berhenti dari Perawatan dokter tersebut. Memutuskan hal tersebut bukanlah hal yang mudah buatku, butuh beberapa bulan hingga aku mantap betul untuk berhenti dari perawatan dan penggunaan krim dari dokter.

Perlu dingat ya, aku tidak secara langsung lepas begitu saja, tapi pelan - pelan. Perlahan disini maksudnya seperti ini, pertama - tama aku lepas dulu krim malamnya, setelah terbiasa dilanjut ke krim siang, setelah itu lalu lepas facial washnya. Tapi diantara semuanya aku masih menggunakan Acne Lotionnya untuk ditotolkan ke bagian jerawatnya saja, produk lainnya sudah tidak aku gunakan lagi.

Gambar 2 : Saat setelah beberapa waktu lepas dari perawatan dan krim dokter, kulitku tidak glowing ya malah minyakan, dan tidak terlalu bersih juga, karena ini foto pakai handphone dan tidak pakai filter apapun, hanya bermodal cahaya lampu neon.

Pada Gambar 2 tersebut, kulitku sudah tidak terlalu merah - merah lagi, dikarenakan aku sudah berhenti dari krim malam, obat jerawat di pagi hari, dan facial washnya. Foto itu mewakili 1-2 bulan setelah aku lepas dari perawatan dokter tapi belum 100% full lepas. Di pagi hari aku masih menggunakan sisa Sunblocknya ditambah bedak bayi tabur, dan malam harinya aku tidak menggunakan apapun hanya cuci muka dengan sabun muka biasa, nah jika ada jerawat baru tumbuh aku pakaikan Acne Lotion dari dokter.

Saat proses pelepasan perlahan itu tentu saja aku juga pernah mencoba beberapa produk, dan Trial Error juga. Ya, mau bagaimanapun saat aku melepas perawatan dokter memang aku mengalami breakout tapi tidak langsung, setelah lepas 2 bulanan aku baru mengalami breakout. Aku melampirkan beberapa foto dibawah agar bisa terlihat perbandingannya, dan bagaimana awal mulanya aku mengalami breakout TT


Gambar 3 : Setelah 1-2 bulan berhenti perwatan dokter, tekstur kulit tidak sehalus sebelumnya, dan muncul beberapa whitehead di pipi dan dagu.

Gambar 4 : Sisi Kanan : Terlihat banyak Muncul Komedo, Whitehead, dan kulit masih agak merah tapi tidak semerah dulu saat masih perawatan dokter. 

Gambar 4 : Sisi Kiri : Terlihat banyak Muncul Komedo, Whitehead, dan kulit masih agak merah tapi tidak semerah dulu saat masih perawatan dokter. 

Pada Gambar 3,4, dan 5 aku sudah tidak menggunakan apapun lagi dari dokter kecuali Acne Lotion untuk totol di jerawatnya saja karena masih banyak. Pada saat itu aku sempat tidak menggunakan apapun, hanya facial wash biasa yang dijual di supermarket, dan siang hari hanya bedak bayi. Namun kelamaan aku mulai menggunakan Kiss Mud Facial Foam, Malissa Kiss Pada Malam hari, dan pagi hari aku menggunakan Chamos Acaci karena ketika aku memakai Chamos Acaci kulitku seperti menggunakan bedak, jadi selain mengobati jerawat, dia juga bisa membantu membuat muka lebih terlihat cerah, dan tidak kusam. 

Nah saat menggunakan rangkaian skincare tersebut kulit merahku perlahan menjadi sedikit pink, dan menurutku yang paling membantu untuk menghilangkan kemerahan adalah Mallisa kiss yang aku gunakan di malam hari. Namun hal itu tidak berlangsung lama, setelah menggunakan rangkaian skincare tersebut selama beberapa bulan kulitku mulai benar - benar breakout, atau purging entahlah.

 Gambar 6 : Sisi Kanan : Bruntusan atau whitehead mulai menjadi beberapa jerawat yang sedikit meradang.

Gambar 7 : Sisi Kiri : Bruntusan batau whitehead berubah menjadi jerawat yang sedikit meradang.

Saat itu aku merasa, Chamos Acaci sudah kurang oke untuk membantuku menghilangkan jerawat dan menghambat jerawat untuk tumbuh, aku akhirnya mencari produk lain. Namun beberapa produk aku rasa kurang meyakinkan, sampai aku browsing kesana kemari, dan menemukan seseorang yang merekomendasikan perawatan kulit, setelah banyak curhat dan ngobrol aku jadi mencoba produk yang sedang dia pakai. Jujur aku tergiur karena kulit wajah seseorang ini yang dulu jerawatan parah jadi mulus sekali. Dia bilang krimnya aman, bahkan diakan saat itu sedang hamilpun tetap bisa pakai, akhirnya tanpa fikir panjang aku membelinya. But it was a stupid decision for me!!.

Gambar 8 : Sisi Kanan : Bruntusan atau Whitehead berubah menjadi jerawat, dan semakin banyak, malah di dagu timbul jerawat besar 

Gambar 9 : Sisi Kanan : Bruntusan atau Whitehead berubah menjadi jerawat, dan semakin banyak, malah di dagu timbul jerawat besar 

Pada Gambar 8 dan 9, adalah ketika aku menggunakan krim perawatan yang direkomendasikan oleh seseorang. Krimnya agak abal - abal mungkin, tapi karena aku sudah desperate saat itu jadi aku beli dan main pakai saja taunya bukannya membaik malah semakin memburuk, namun kulit sih menjadi cerah, tapi hal itu malah semakin membuat jerawat merah terlihat lebih kontras warnanya TT.

Setelah itu aku berhentikan apapun kecuali sabun mukanya dan kembali ke bedak tabur bayi. Ketika aku curhat ke temanku, yaitu tetanggaku dia bilang bahwa teman kampusku menjual serangkaian produk skincare yang cukup lumayan untuk jerawat. Lagi - lagi tergiur dan awalnya aku hanya membeli tonernya saja, dan Alhamdulillah membaik, jerawat yang asalnya radang jadi agak kalem. Setelah habis satu botol tonernya aku memberanikan diri membeli krim malamnya.

Krim malamnya adalah BMC, kalau tidak tahu tentang BMC boleh Googling ya. Setelah cocok pakai BMC aku membeli sunblock dan facial washnya. Sunblock, dan Tonernya memakai merk dari Toko dia jadi aku tidak tahu apa merknya, namun untuk facial washnya adalah Kyoto Premium Soap.

Gambar 10 : Ini saat aku menggunakan perawatan skincare dari teman satu kampusku dulu. Foto diambil tanpa filter, dan cahaya berasal dari cahaya matarhari. Terlihat jerawat sudah mulai hilang, hanya beberapa bekasnya saja.

Kurang lebih 6 bulan memakai serangkaian skincare tersebut dan membaik, tiba - tiba temanku itu memutuskan untuk tidak menjual lagi produknya dikarenakan produknya kan di Import dari Luar Negeri dan pada saat itu barang Import sedang susah masuk ke Indonesia.

Aku mulai merasa bingung lagi, dengan memberanikan diri aku nekat tanya ke temanku itu sebenarnya sunblock dan tonernya dia pakai merk apa namun dia tidak memberitahukannya, hanya memberikan suggest coba merkd ari clinique, tapi karena mahal jadi aku browsing saja merk skincare lain dan jatuhlah pilihan saat itu pada skincare korea.

Krim malam aku masih pakai BMC, Facial Wash aku masih pakai Kyoto. Sunblock aku ganti menggunakan Innisfree, bedak tabur pakai Eglips, dan Alhamdulillah aku tidak breakout ataupun purging. Lama kelamaan kulitku sudah bisa menggunakan Essence, Toner dari brand korea juga yaitu Cosrx, dan aku mengganti Innisfree sunblock karena sudah OOS dari Korea tidak diproduksi lagi, lalu aku menggantinya dengan Shirohada, dan ditambah serum - serum dari Fracora, dan kulitku semakin membaik.

Gambar 11 : dalam foto ini aku tidak menggunakan filter apapun atau editan apapun, ini hasil dari kamera handpohe yang beda merk dengan beberapa foto diatasnya, karena itu hasil fotonya lebih bagus. 

Pada Gambar 11 aku hanya menggunakan shirohada dan bedak eglips yang blur. Hasilnya bagus sekali di aku. kurang lebih sampai juli 2017.

Namun saat setelah itu kulitku jadi gak bisa pakai BMC lagi karena terlalu kering. Akhirnya aku stop BMC selama beberapa bulan sih tidak masalah namun permasalahan jerawat dan whitehead ini muncul lagi setelah 3 bulan setelahnya sampai hari ini, dan tiba -tiba aku merasa tidak cocok dengan serangakaian skincare yang aku pakai saat itu.

Aku akan membahasnya di part II, Semoga postingan ini membantu dan memberikan informasi yang baik bagi teman - teman sekalian.

Semua nama produk yang aku gunakan tidak disponsori, dan aku membelinya dengan uang pribadi ya.

See you in Next Post!!

May 12, 2017

COSRX CENTELLA BLEMISH AMPULE

Source : Google/ Cosrx

Masih dengan comeback demam Cosrx, aku akan mereview kembali produk Cosrx yang pernah aku pakai. Setelah aku mereview produk Cosrx one step pimple pad, Cosrx Advanced Snail 96 Mucin Essence, Cosrx Acne Patch, dan Cosrx Centella Blemish Cream, kali ini aku akan mereview produk Cosrx yaitu Cosrx Centella Blemish Ampule.

Mohon maaf sebelumnya, kenapa aku mengambil gambar dari internet, produk Cosrx Centella Blemish Ampule sudah aku jual lagi, aku menjualnya Karena tidak cocok dikulitku, Karena itu saat membuat review ini aku tidak bisa mengambil foto produk yang aku miliki. Untuk alasan kenapa tidak cocok dapat kalian lihat di halaman ini.

Yupp, Karena emang lagi demam Cosrx, jadi awalnya aku ingin mengubah seluruh jenis dan merk skincare aku menjadi brand Cosrx semua *mumpung cocok*. Berbekal keyakinan kalua pasti cocok akhirnya aku beli Cosrx Centella Blemish Ampule ini.

Sama seperti creamnya, bahan dari Centella blemish ampule ini adalah centella. Seperti yang kita ketahui saat ini banyak sekali produk kecantikan yang memakai centella menjadi bahan bakunya, Karena selain aman bagi kulit sensitive, centella ini juga memiliki banyak manfaat untuk kulit. Jika kalian belum mengetahui tentang centella ini, silahkan cek di reviewku sebelumnya Cosrx Centella Blemish Cream disana aku telah menjelaskan sedikitnya mengenai centella ini.

Oke kita langsung review saja ^^

PACKAGING

Kemasan Cosrx Centella Blemish Ampule berbentuk botol yang terbuat dari kaca.  Ukurannya kecil ke sedang, dilengkapi dengan pipet untuk pengambilan porduk. Karena kemasan produk terbuat dari botol dan ukurannya sedang atau medium tidak terlalu besar atau kecil namun menurutku tetap tidak traver friendly. Pipet dalam kemasan produk sangat membantu untuk proses pengambilan produk saat digunakan agar tetap terjaga kesterilannya, dan produk tidak terbuang tercuma Karena tumpah atau semacamnya.

Desainnya sangat simple, sama seperti produk cosrx lainnya. Sederhana namun terlihat seperti skincare yang mahal. Selain itu keterangan produk di kemasan botolnya pun tidak terlalu banyak, keterangan produk berbahasa Indonesia dan korea.

INGREDIENTS

Centella Asiatica Leaf Water, Butylene Glycol, Glycerin, Betaine,1,2-Hexanediol, Allantoin, Sodium Hyaluronate, Centella Asiatica Extract, Arginine, PEG-60 Hydrogenated Castor Oil, Chlorophyllin-Copper Complex, Carbomer, Hydroxyethylcellulos
Berikut informasi seputar ingredients dari CosDNA,



Menurut informasi dari Tabel CosDNA diatas, Terdapat Dua komponen yang memiliki nilai yang cukup tinggi, 3, 3~5. Karena tinggi kita bahas sedikit yuk,

PEG-60 Hydrogenated Castor Oil atau Surfactant, dilansir dari CosDNA 'Surfactant; Solubilizer, toning lotion will be more smooth and foaming' mungkin ini adalah komposisi yang berjenis seperti detergent atau biasa disebut sls yang biasa diaplikasikan dalam kosmetik. Masih informasi dari CosDNA 'Mengandung kurang dari 1% pada produk lotion toning, kulit yang sehat mungkin tidak merasa teriritasi dalam konsentrasi ini, tapi untuk luka kulit dan pembengkakan kulit, bagian dari zat terlarut dapat menyebabkan iritasi' mungkin ini bisa disebut side Effect-nya. Mungkin.

Chlorophyllin-Copper Complex ini adalah sejenis pewarna atau green pigment/ deodorant yang sering dipakai dalam kosmetik atau obat. Aplikasi topikal dari kandungan ini juga membantu menghilangkan bau yang terbentuk pada kulit, sangat efektif menghilangkan bau busuk, luka bakar, dan kondisi kulit lainnya, selain itu dikenal dalam membantu memperlancar penyembuhan luka dengan memperlambat pertumbuhan bakteri tertentu pada kulit. Side Effectnya adalah bila dioleskan secra topikal pada luka, menyebabkan rasa ringan atau gatal dalam beberapa kasus.

Sebenarnya kandungan atau ingredients yang terdapat dalam produk centella blemish ampule ini Aman. Sesuai dengan informasi aman yang dimaksud adalah aman digunakan bahkan bagi kulit sensitive, dan digunakan untuk jangka panjang.

Jika bingung melihat bagan diatas, dan bingung bagaimana cara membacanya silahkan cek page informasi di link ini : Cara membaca penjelasan dari website CosDNA

KLAIM PRODUK

    Source : Google/ Cosrx
If you happen to be racked with both sensitive and breakout-prone skin, consider this a soothing ointment in a bottle. This ampoule is formulated to treat blemishes specifically for sensitive stressed-out skin.

With Centella Asiatica Leaf Water as the concentrated base, this medicinal herb is effective at treating wounds and small infections, while promoting hydration, collagen production and elasticity and also minimizing pores.

Great for combination, oily and acne-prone skin, it helps to normalize sebum production, maintaining your natural protective barrier.

TEKSTUR

Cosrx Centella Blemish Ampule ini memiliki tekstur yang cair tapi tidak seperti air, teksturnya sedikit lebih kental dari air. Warna ampule-nya tidak bening atau seperti air putih, warnanya agak kehijauan, dan tidak memiliki aroma yang menyengat bahkan menurutku tidak ada aroma sama sekali.

HARGA

Harganya cukup pricey, dengan isi sebanyak 20ml harganya dibandrol kurang lebih $24 atau setara dengan IDR. 200.000 ~ 250.000.
Belinya dimana? Online Store, Karena belum ada counter resmi ataupun store resmi di Indonesia.

CARA PEMAKAIAN

Source : Google/ Cosrx

Setelah mencuci wajah, dan mengaplikasikan toner, ambil 3-4 Tetes atau secukupnya, aplikasikan pada wajah dengan perlahan, atau di tepuk perlahan. Tunggu hingga ampule benar benar meresap ke kulit kurang lebih 3-5 Menit, Karena teksturnya tidak terlalu cair, maka dibutuhkan beberapa waktu agar meresap, setelah itu lanjutkan dengan skincare atau make up lainnya.
Sekedar saran, untuk kulit berminyak ambil cuku 3 tetes saja lalu aplikasikan ke seluruh wajah, Karena teksturnya agak kental, maka terkesan agak lengket dan oily.

REVIEW PEMAKAIAN

Karena asumsi pemakaian Cosrx Centella Blemish Cream cocok dikulitku, akhirnya aku memutuskan untuk membeli ampule-nya agar kinerja duet centella ini lebih oke dikulitku. Aku memakainya kurang lebih sudah 7 Hari namun aku mengalami reaksi yang tidak cukup baik bagi kulitku.

Pada hari pertama memakai Cosrx Centella Blemish Ampule ini aku merasakan sedikit gatal di beberapa area seperti area kulit sekitar pipi, hidung, dan mulut. Saat itu di kulitku timbul bruntusan kecil berwarna merah dan rasanya gatal, Karena aku berfikir mungkin kulitku butuh adaptasi lalu aku lanjutkan pemakaiannya, singkatnya sampai hari ke 7 kondisinya semakin buruk, bruntusan dikulit semakin banyak dan gatal. Akhirnya aku stop total pemakaian Cosrx Centella Blemish Ampule ini.
Sayangnya aku belum merasakan efek positif dari Cosrx Centella Blemish Ampule ini Selama kurun waktu 7 hari. Mungkin Karena ada reaksi seperti alergi tersebut aku jadi tidak bisa merasakan efek positifnya.

Alerginya hilang kok tanpa bekas tanpa ribet. Setelah aku stop total pemakaian Cosrx Centella Blemish Ampule ini, alergi dan gatalnya juga hilang total.

Kenapa pakai Cosrx Centella Blemish Cream cocok tapi ampule tidak? Mungkin ada komposisi yang memicu alergi dikulitku, tapi aku masih belum menemukan komposisinya apa.

Aku tidak men-judge ampule ini tidak bagus atau tidak bisa dipakai untuk kulit sensitif, tapi kebetulan saja di aku memang tidak cocok, tapi beberapa temanku yang memiliki kulit sensitif dan pakai ampule ini cocok - cocok saja dan ada perubahan positif seperti tekstur skinnya semakin membaik, kemerahan berangsur membaik, dan lainnya. 

Intinya, Penting untuk diingat bahwa skincare itu cocok - cocokan, yang belum tentu cocok di aku mungkin saja cocok di kalian, dan sebaliknya yang mungkin cocok di aku, belum tentu cocok dikalian.

See you next reviews....




May 10, 2017

COSRX ADVANCED SNAIL 96 MUCIN POWER ESSENCE


Hai Semuanya,
Hari ini aku akan mengulas produk Cosrx lagi, produk yang akan aku review adalah Cosrx Advanced Snail 96 Mucin Power Essence. Produk yang sudah aku pakai kurang lebih 7 Bulan, yayyy!!!!!!. Kenapa sih kecintaan banget sama Cosrx rasanya .

Aku memang lagi suka banget pakai produk dari Cosrx, aku mulai memakai produk Cosrx sejak tahun 2016. Kenapa kecintaan banget sama Cosrx alasannya simple, karena selain produknya yang memang cukup oke untuk membantu membasmi jerawat, produk ini juga aman untuk kulit sensitifku, terutama Cosrx Advanced Snail 96 Mucin Power Essence ini salah satu termasuk dalam My Holi Grail Skincare di tahun 2016. Best sensitive skin essence.

Cosrx Advanced Snail 96 Mucin Power Essence berisi 96% lendir siput, campuran bahan lainnya hanya sedikit, dan pasti sudah pada tau dong manfaat lendir siput untuk kecantikan apa?, Yup, banyak khasiatnya. 

Lendir siput mengandung protein yang konon dapat membantu dalam meregenerasi sel, selain itu mengandung antioksidan, asam hyaluronic, proteoglycans, glycosaminoglycans, glycopretein enzymes, copper peptides, dan masih banyak lagi. Semua senyawa yang terkandung dalam lendir siput dapat membantu menangkal radikal bebas, detoks, melembabkan dan mengenyalkan kulit, menstimulasi kolagen dan protein lainnya yang berperan sebagai pencegah penuaan, membantu memudarkan bekas jerawat. Kaya manfaat banget yah lendir siput ini.

Oke kita mulai reviews seputar produknya ^^

PACKAGING


Cosrx Advanced Snail 96 Mucin Power Essence dikemas dalam botol berbahan kaca cukup tebal, dan dilengkapi dengan pump untuk mengeluarkan produk dalam kemasan. Ukuran botonya juga cukup besar, sehingga tidak travel friendly, dan dikhawatirkan mudah pecah.


Untuk Desain produk sangat simple, seperti produk cosrx lainnya simple packaging namun terkesan cukup oke pas sekali untuk menegaskan bahwa produk ini adalah skincare.

INGRIDIENTS

Snail Secretion Filtrate, Betaine, Butylene Glycol, 1,2-Hexanediol, Sodium Hyaluronate, Panthenol, Arginine, Allantoin, Ethyl Hexanediol, Sodium Polyacrylate, Carbomer, Phenoxyethanol

TEKSTUR






Sesuai dengan kandungan utamanya yang berupa lendir siput, maka tekstur lendir siput sendiri adalah cairan kental yang tidak terlalu bening, dan lengket, begitu juga dengan Cosrx Advanced Snail 96 Mucin Power Essence memiliki cairan yang cukup kental, berwarna agak bening, dan lengket, namun ketika diaplikasikan sama sekali tidak lengket, dan mudah meresap, cukup 3-5 menit Essencenya sudah meresap ke dalam kulit wajah.

HARGA
Range harga IDR 170.000 sampai 200.000.
Aku membelinya di onlineshop, karena belum ada outlet resmi dan storenya.

CARA PEMAKAIAN

Letakan 3-5 Tetes produk ke telapak tangan, lalu tepuk - tepuk dan aplikasikan ke wajah secara perlahan, tidak perlu digosok, dan tunggu hingga meresap sebelum menggunakan produk lain.

Bisa digunakan kapan saja, pagi, siang, malam. Urutan pemakaian biasanya Facial wash - Toner - Ampule/ Serum - Essence - Cream Wajah.

REVIEW PEMAKAIAN


Aku sudah memakai produk ini kurang lebih 7 bulan. Pemakaian teratur setiap malam hari selama kurang lebih 5 bulan, dan pemakaian 2 bulan dengan di selingi produk essence lain. Selama memakai Cosrx Advanced Snail 96 Mucin Power Essence aku tidak mengalami breakout, atau menyakiti kulit sensitifku. Rasanya nyaman meskipun pada awalnya terasa lengket, namun sangat cepat meresap ke kulit. Kulit terasa sangat terhidrasi dan moist, selain itu membantu mengurangi jerawat, membantu menyamarkan kemerahan dari jerawat, membuat kulitku lembut dan kenyal, dan terpenting jika ada jerawat yang pecah hingga menjadi luka, Cosrx Advanced Snail 96 Mucin Power Essence ini mempercepat proses penyembuhan luka tersebut. Jadi biasanya kalau habis pencet jerawat aku mengoleskan Cosrx Advanced Snail 96 Mucin Power Essence ke tempat jerawat yang luka *Mohon jangan ditiru*. Overall Cosrx Advanced Snail 96 Mucin Power Essence ini isinya banyak banget, selama kurang lebih 5 bulan belum habis - habis sampai ngerasa bingung harus ngabisinnya gimana padahal sudah dibagi - bagi ke mama dan adik, ringan, dan nyaman dipakai.


May 3, 2017

COSRX : ACNE PIMPLE MASTER PATCH



Hello,
Berhubung beberapa produk baru dicoba dan belum tau cocok atau tidaknya, selain itu juga sedikit sibuk dikantor, sementara waktu aku akan posting 1 kali seminggu saja. Semoga informasi yang aku sampaikan di blogger ini, bermanfaat bagi teman - teman yang membacanya ya. Terima kasih juga telah berkunjung ke sini.

Hari ini aku akan sedikit mereview tentang Produk yang lagi naik daun di Indonesia. Katanya produk dari COSRX ini mampu membantu menyembuhkan, mengurangi, dan melawan jerawat agar kapok balik lagi. Aku akan mereview sedikit tentang Cosrx Acne Pimple Master Patch, yang mungkin sudah tidak asing lagi kalian dengar.

Sama dengan brand pendahulunya, Patch sedang Trend menjadi salah satu bentuk penyembuhan jerawat yang sangat praktis, tanpa harus mengapply obat - obatan lainnya. Cosrx Acne Pimple Master Patch ini saya beli untuk ke-2 kalinya karena saebelumnya saya beli dan merasa kalau produk ini cukup lumayan membantu mengempeskan jerawat saya.

PACKAGING

Sama seperti Patch pada umumnya, kemasan awalnya atau luarnya, terbuat dari Plastik tebal berwarna putih dan dilengkapi dengan Zip dan perekat di atas kemasannya. 



Fungsinya agar Produk tetap steril dan aman, jadi apabila produk telah dibuka, Perekat atasnya yang mungkin fungsinya sebagai segel ini sudah terlepas, dan zip akan menjadi sedikit longgar. Untuk desainnya sendiri Cosrx memang sangat simple seklai, hanya ada sedikit deskripsi umum produk di kemasan depan, yang kebanyakan menggunakan bahasa Inggris dan sangat sedikit bahasa koreanya.


Berbeda dengan kemasan luar bagian belakang, Pada bagian belakang kemasan produk lebih  memuat banyak informasi seputar produk tersebut seperti komposisi, peringatan, dan informasi lainnya yang umum.


Setelah kita membuka kemasan awal, kita akan melanjutkan ke kemasan kedua :

 Bagian depan kemasan kedua

Kemasan kedua terbuat dari bahan Plastik transparan bagian depan (Gambar :  Bagian depan kemasan kedua) . Fungsi kemasan kedua ini agar lebih memastikan bahwa patch ini steril dan tidak terkontaminasi debu dari luar. Plastik transparan tersebut merekat cukup kuat pada kertas sehingga sedikit sulit untuk membukanya secara manual (tanpa bantuan gunting).

Bagian belakang kemasan kedua
Kemasan kedua bagian belakang terbuat dari Kertas berwarna putih (Gambar :  Bagian belakang kemasan kedua). Kertas tersebut cukup lembut, namun tidak terlalu tipis.

Dan saat googling aku menemukan gambar yang berisikan informasi mengenai produk dari Cosrx acne Pimple Master Patch ini :

INGREDIENTS / KOMPOSISI :

 Komposisi Aktif : Cellulose gum 30%

Komposisi Non-Aktif :  Styrene Isoprene Styrene Block Copolymer, Polysobutylene, Petoleum Resin, Polyurethane Film, Liquid Padaffin, Tetfakis Methane.

INFORMASI PRODUK :

 Bagaimana sih bentuk Patchnya dari CORSX? Yuk Intip :

Patchnya Aman dan terkesan steril karena selain kemasan utama, didalamnya terdapat kemasan kedua yang membungkus rapat Patch-nya.


Setelah Kemasan Kedua dibuka, kita dapat melihat Patch yang berbentuk bulat dengan ukuran yang berbeda tentunya.
Patchnya dilapisi lagi oleh Plastick mika, ini bentuknya seperti cutting sticker deh, karena Patch dilindungi plastik mika transparan atas bawahnya.


Agak susah Foto Bentuk Patchnya, selain karena minim cahanya (Ambil fotonya di malam hari) Juga gagal Fokus karena gelap, dan kurang mahir aja nih skillnya. Sekedar informasi Patchnya terbuat dari bahan seperti karet atau silikon tebal, transparan berwarna broken white. Patchnya lembut, dan daya rekatnya lumayan jadi jika wajahmu berminyak gak usah kawatir terkelupas, Namun hati - hati jika Jerawatmu sudah sedikit ada luka, jangan ditempel Patch ya takutnya nambah iritasi karena Patchkan merekat ke kulitnya.

CARA PENGGUNAAN & CARA KERJANYA :

Kebetulan dari Cosrxnya sudah ada gambar tentang bagaimana cara penggunaan dan cara kerjanya, Berikut informasinya :


REVIEW PEMAKAIAN :

Cosrx Acne Pimple Master Patch ini cukup membantuku dalam mengempeskan jerawat. Pada saat awal pembelian, aku sedikit ragu apakah produk seperti ini dapat membantu menyembuhkan atau mengempeskan jerawatku? Namun karena rasa penasaran jadi aku beli produk ini, dan aku coba. Menurut pengalaman pribadiku, perlu waktu 4-5 hari dalam mengempeskan jerawat menggunakan Cosrx Acne Pimple Master Patch, cukup lama ya? dan Cosrx Acne Pimple Master Patch tidak bisa menarik isi jerawt yang sudah matang, jadi biasanya patch itu bisa menarik isi jerawat yang sudah matang ketika dilepaskan, namun Cosrx Acne Pimple Master Patch di aku sendiri tidak bisa, ia terlepas begitu saja tanpa menarik isi jerawat yang matang, jadi kita perlu mengeluarkan isi jerawat matang itu secara manual., menurutku jadi kurang praktis.

REPURCHASE? NO. Karena menurutku kurang praktis dan kurang bisa menarik isi jerawat.

*Ini hanya pendapat pribadi, produk yang di review dibeli dengan uang pribadi, tidak di sponsori*